Tiadakah yang Iba pada Bp. Nurdin Halid?



Sudah dua periode ini Nurdin Halid memegang tampuk kekuasaan di induk olah raga sepak bola kita, PSSI. Walaupun diwarnai pro dan kontra, sesungguhnya kepemimpinan beliau banyak membawa kemajuan dan prestasi bagi persepak-bolaan di tanah air.
Bukti nyata prestasi PSSI adalah berhasilnya Tim Garuda Senior kita menjadi Juara Dua Suzuki AFF Cup yang baru lalu. Walaupun diklaim sebagai keberhasilan Partai Golkar, sesungguhnya ini adalah keberhasilan pribadi beliau.
Hadirnya Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan juga tak lepas dari jasa beliau. Irfan Bachdim, yang langsung disukai penampilannya dan menciptakan dua gol dalam Turnamen Suzuki AFF Cup, menanggalkan kewarga-negaraan Belandanya dan memilih menjadi WNI saat PSSI dipimpin Nurdin Halid. Begitu juga dengan proses naturalisasi El Loco, Cristian Gonzales yang difasilitasi oleh beliau. Suatu prestasi yang pertama kali terjadi sepanjang hadirnya PSSI yang telah dipimpin oleh tiga belas orang berbeda.
Prestasi lain yang rasanya belum pernah dicapai oleh kepengurusan yang lalu adalah membawa Indonesia naik dalam peringkat FIFA dari posisi 91 diawal kepemimpinan beliau (2003) menjadi peringkat 129 (Januari 2011). Bayangkan, dalam waktu hampir delapan tahun, mampu membawa Indonesia naik 38 tangga. Dan fenomenalnya, dari delapan tahun kepemimpinannya dua tahun beliau lakukan dari dalam penjara.
Lobi Nurdin Halidpun sungguh hebat. Pada awal tahun 2010, terkait status beliau yang pernah menjadi nara pidana, FIFA mengancam akan membekukan PSSI dari keanggotaannya. Namun karena kecerdasan beliau dalam memperbaharui Statuta PSSI, maka FIFA-pun menyerah dan mengakui kepemimpinan Nurdin Halid. Suatu karya luar biasa yang tidak pernah bisa juga dilakukan ketua-ketua PSSI sebelumnya.
Serangan atas keberhasilan beliau datang dari mana-mana. Ketika hujatan dan umpatan secara langsung maupun tertulis di poster-poster pada pertandingan Suzuki AFF Cup di Senayan, beliau juga menanggapinya dengan bijaksana dan mengatakan bahwa tidak semua orang menghujatnya. Pun juga ketika MBM Tempo menurunkan berita yang membongkar kebusukan persepakbolaan Indonesia dengan judul yang bombastis, KoruPSSI maka dengan bijak pula beliau menanggapinya dengan melaporkannya ke Polri untuk menyelidiki kebenaran berita di MBM Tempo tersebut.
Maka ketika lebih dari 80 pengda dan klub-klub anggota PSSI mengajukan beliau menjadi Ketua Umum lagi menjadi kewajaran menginggat prestasi beliau. Namun, seharusnya beliau tidak dicalonkan lagi karena sudah cukup beliau berbuat untuk kemajuan persepakbolaan nasional. Seharusnya, pengda dan klub-klub merasa iba kepada Nurdin Halid yang selama delapan tahun telah mengabdikan hidupnya untuk PSSI, bahkan dari dalam penjarapun beliau tetap memimpin karena kecintaannya pada PSSI.
Semua pihak yang telah mencalonkan Nurdin Halid harusnya berempati kepada Ibu Hj. Andi Nurbani, istri beliau, dan enam orang putranya. Terlebih, putra beliau yang terkecil masih berusia 15 tahun dan masih sangat perlu pendampingan penuh dari kedua orang tuanya.
Hal lain yang harusnya menjadi pertimbangan untuk menarik dukungan bagi Nurdin Halid adalah memberikan kesempatan bagi beliau untuk banyak beribadah. Diusianya yang hampir mendekati 53 tahun, beliau tentunya akan lebih banyak mendekat kepada Tuhan apalagi beliau pernah membuat kekhilafan yaitu melakukan korupsi ratusan milyar rupiah.
Sungguh tidak bijaksana untuk mendudukan beliau di kursi panas Ketua Umum PSSI dengan mencalonkannya lagi . Lagi pula, Nurdin Halid sendiri mempunyai sifat ksatria yaitu pantang menolak amanah sehingga seharusnya para pemilik suara pada Kongres PSSI di Bintan, 19 Maret 2011 mendatang tidak memilih beliau lagi.
Bagi saya dan mungkin banyak pecinta sepak bola di Indonesia lebih baik jika Nurdin Halid turun dari jabatannya sesegera mungkin. Ini adalah wujud rasa iba kami kepada beliau dan keluarga, dan agar beliau dapat fokus beribadah sebagai penebus segala kesalahan beliau di masa lalu.
Fajar
Orang biasa yang biasa aja


Jangan Lupa Jempolnya :


Berikan Tanggapan Anda .....

0 Respones to "Tiadakah yang Iba pada Bp. Nurdin Halid?"

Post a Comment

 

Dibutuhkan Bulan ini :

Paling Dibutuhkan :

Dibutuhkan Minggu Ini

© 2011 Bangunlah negeriku PublisedSeo Template Blogger Converted Template by Hack Tutors.info