Sisi Lain Tenaga Kerja Indonesia di Arab Saudi



12976784001090548521
TKI yang hidup di kolong jembatan, distrik Kandara Jeddah, Saudi Arabia/Admin (kompasiana.com/donkoll)
Ketika saya masih menjadi mahasiswa Umm al-Qura Universtiy Makkah. Hari Kamis dan Jum’at adalah hari libur nasional Arab Saudi. Disela-sela liburan itulah saya keluyuran ke rumah (tempat kontrakan) para pekerja Indonesia untuk sekedar bersilaturhami dengan sesama. Biasanya, setelah Ashar saya baru berangkat ke Masjidilharam. Sesampainya di masjid, saya langsung thowaf sunnah. Setelah rampung, saya lanjutkan dengan sholat dan berdo’a di Hijir Ismail dan Multazam. Setelah magrib, saya sempatkan membuka kitab suci ngaji surat al-Kahfi. Setelah sholat isa’, saya lanjutkan thawaf sunnah untuk menambah pahala, mumpung di Makkah.
Lha, setelah thawaf  itulah, biasanya saya pergi ke teman-teman para TKI yang bermukim di Saudi Arabia (Makkah). Saya dapatkan informasi banyak seputar keadaan para TKI (lelaki dan wanita) yang sedang bekerja di sana. Ternyata, memang tidak sedikit warga Indonesia yang beling (nakal). Banyak sekali orang Indonesia bertahun-tahun (15) tinggal di Makkah tanpa memiliki Iqomah (KTP).
Memang kedatangan mereka ke Makkah resmi untuk bekerja dan dikontrak oleh warga Arab Saudi sebagai tukang masak, mencuci, menyetrika. Tetapi karena majikannya kasar. Para tenaga kerja wanita banyak yang tidak betah. Apalagi, di antara warga Arab Saudi (juragan) ada yang nakal, kadang usil terhadap para TKW yang masih muda dan cantik. Kadang ada juga juragan yang secara sengaja mengajak ‘‘Ho Ho Hi he” dengan iming-iming gaji (uang) yang tinggi. Bagi yang tidak kuat iman serta mencari uang, ini merupakan kesempatan berharga. Sementara, bagi yang kuat ternoda dan menodahi kota suci Makkah, tidak ada pilihan lain, kecuali kabur dari majikannya.
Pilihan kabur itu karena sudah dipikirkan matang-matang. Kemana harus kabur? siapa yang menampungnya? Ternyata, di sana sudah menjadi rahasia umum, bahwa banyak penampungan wanita (TKW) yang kabur dari majikannya. Di penampungan itulah, para TKW itu bisa berbuat banyak. Dari penampungan itulah para TKI memulai karirnya sebagai TKI yang sesungguhnya.
Para TKW selama berada di penampungan itu, mereka bisa bekerja freelance. Yang perlu dicermati di sini, Saudi telah menetapkan peraturan ketat terhadap para calon jurangan yang ingin mengambil tenaga kerja Indonesia. Setiap warga Arab Saudi yang ingin seorang pembantu asal Indonesia harus bertanggung jawab. Seperti; biaya mendatangkan TKW, membelikan Iqomah (KTP) selama dua tahun dengan biaya yang cukup mahal. Pendeknya, warga Arab Saudi tidak mudah mendatangkan TKW, karena aturan-aturan sangat rumit dan biayanya juga cukup tinggi. Dan, tidak semua warga Arab Saudi itu kaya. Tetapi, hampir semua warga Arab Saudi itu bergaya hidup kaya.
Hampir setiap keluarga di Arab Saudi wajib memiliki tenaga kerja wanita dan sopir pribadi untuk mengantar sekolah anak-anaknya setiap pagi. Untuk mengirit biaya, maka mereka tinggal datang ke penampungan para TKI, untuk memperoleh tenaga kerja Indonesia. Jika di bandingkan dengan mendatangkan TKI dari Indonesia, biaya cukup tinggi. Lebih baik memililih TKI yang kaburan. Perbandinganya, jika TKI kaburan itu hanya membayar 800 -1000 SR, tanpa harus membelikan iqomah, serta biaya-biaya lainnya. Sementara, para TKW yang didatangkan dari Indonesia (PTJKI) dengan bayaran 600 SR, tetapi biaya lainnya cukup tinggi. Sedangkan, tanggung jawabnya cukup cukup tinggi juga. Lebih baik, orang Arab memilih tenaga kerja Indonesia yang Kaburan saja.
Kelebihan-kelebihan tenaga kerja yang kabur ialah (1) Sudah memahami bahasa Arab, (2) Sudah perpenggalaman, (3) Tidak menanggung biaya Iqamah, (4) Kontrak kerjanya fleksibel, bisa 2-3, bulan, bahkan harian. Selain itu, para TKW ini bisa menabung untuk masa depan anak serta keluarganya di Indonesia. Kadang, mereka ketemu jodoh ketika sedang dalam penampungan. Di sisi lainnya, para TKW itu harus membayar uang sewa tempat kepada pemilik (juragan) rumah kontrakan tersebut.
Jumlah tenaga kerja asing di Arab Saudi cukup signifikan. Sebagian dari mereka yang illegal, ketika ingin pulang mengalami kesulitan masalah dokumen dan identitas diri. Agar tidak berbelit-belit, mereka menangkapkan diri agar dideportasi. Setiap tahun banyak tenaga kerja dari Mesir, India, Pakistan, Bangladesh, menelantarkan diri agar supaya dipulangkan tanpa mengeluarkan biaya.
Pemerintah Arab Saudi juga sudah membuat anggaran khusus untuk memulangkan para tenaga kerja itu dengan cara berjama’ah setiap tahun. Perlu digarisbawahi juga, ternyata uang hasil kerja mereka selama di Saudi dikirimkan terlebih dahulu ke negaranya masing-masing. Jadi, mereka tidak mengeluarkan biaya sepeser pun. Setahun kemudian, mereka datang lagi dengan modus yang sama.
Para TKW yang kaburan itu tidak memiliki ijin tinggal. Ketika mereka ingin pulang, tidak ada cara lain kecuali dengan cara menangkapkan diri. Jumlah ini semakin tahun semakin banyak. Hingga menumpuk di bawah jembatan Jeddah. Sebagian dari mereka memang ada yang diholimi oleh warga Saudi. Dan, tidak sedikit dari mereka memang sengaja kabur, agar dipulangkan tanpa harus mengeluarkan biaya. Sebab, biaya pulang cukup besar, tiket pesawat saja mencapai 3000 SR (6 juta).
Oleh karena itu, pemerintah harus tegas. Khususnya menteri Tenaga Kerja harus menindak tegas terhadap PJTKI yang nakal-nakal itu, serta menelusuri penampungan-penampungan (kaburan) tersebut, agar tidak terjadi lagi persolan-pesoalan tenaga kerja Indonesia. Jadi, sebenarnya, yang Nakal itu bukan hanya warga Arab Saudi, tapi warga Indonesia yang bekerja disana juga nakal-nakal.
Karena banyaknya yang nakal, sampai-sampai ada istilah mengelitik dengan sebutan” imigrasi bayangan”. Artinya, orang-orang tertentu bisa membuat paspor Indonesia yang persis dengan aslinya. Persoalan tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi tidak sederhana. Mulai dari PJTKI, SDM, Ekonomi, bahasa, serta kultur dan budaya Indonesia juga menjadi persoalan. Siapapun yang menjadi presiden, pasti mumet (pusing) tujuh keliling melihat kondisi TKI di Arab Saudi. Bukan saja membela pemerintah, tetapi realitas dilapangan memang demikian.

Abdul Adzim

Santri s3 Bahasa Arab Universitas Maulana Malik Ibrahim - Malang.


Jangan Lupa Jempolnya :


Berikan Tanggapan Anda .....

4 Respones to "Sisi Lain Tenaga Kerja Indonesia di Arab Saudi"

JOPITA said...

Assalamu alaikum AKI,,,,,SAYA ASEF DI WONOGIRI Saya pengen menceritakan pengalama saya Lewat internet ini, dan saya mengutarakan ucapan terima kasih saya kepada KI COKRO WINOTO yang telah membantu kehidupan keluarga saya, dulu’nya saya Cuma se’orang buruh kasar yang bekerja di salah satu TAMBAK IKAN milik PAK H. SUTOYO di daerah WONOGIRI .. Penghasilan saya perhari Cuma 50ribu rupiah, hanya pas pas’san untuk mengecukupi ke’hidupan keluarga saya..Alhamdulillah sekarang berkat angka ritual AKI yang kemaring 4d yaitu 5405 dan alahamdulillah saya dapat Rp 150 juta dan tadi AKI saya dapat Rp 90 juta karena angka AKI TADI 3D 284 tembus lagi alhamdulillah modal saya bertambah lagi KI dan kini impian saya selama ini sudah jadi kenyataan.. Saya sudah memiliki TAMBAK IKAN se’luas 4hektar..Kehidupan keluarga saya’pun jauh lebih baik dari pada sebelum’nya.. TERIMA KASIH KI COKRO WINOTO dan buat saudara bapak/ibu yang ingin mendapatkan REJEKI dalam PERMAINAN TOGEL..monggooo Hub/telpon KI COKRO WINOTO Di No Hp 0823,1184 3455 insya allah angka beliau di jamin 100% tembus dan anda akan sukses.trima kasih tas tumpangannya shob…..?


February 17, 2015 at 9:40 PM
Unknown said...

Assalamualaikum wr.wb,
saya IBU NURHALISA ingin mengucapkan banyak terimah kasih kepada AKI KOMO atas bantuan AKI.
kini impian saya selama ini sudah jadi kenyataan dan berkat bantuan AKI KOMO pula yang telah memberikan
angka ritual kepada saya yaitu 4 angka dan alhamdulillah itu benar2 terbukti tembus. sekali lagi makasih ya AKI karna
waktu itu saya cuma bermodalkan uang pemasangan 500 ribu dan akhirnya saya menang. Berkat angka GAIB hasil ritual AKI KOMO
saya sudah bisa buka usaha kecil_cecilan yaitu BENKEL MOTOR/MOBIL dan TOKO SEMBAKO kini kehidupan keluarga saya jauh lebih baik dari
sebelumnya,bagi anda yg ingin seperti saya bisa merubah hidup anda selama ini jadi lebih baik melalui jalan TOGEL silahkan HUB/SMS AKI KOMO di nomor(((085">319">483">234)))

Anda akan mendapatkan Ramalan angka “super jitu” apabila anda sudah terlebih dahulu : mengirimkan SMS Nama,alamat,pekerjaan,no HP yang bisa dihubungi, serta sudah mengirim mahar untuk pembelian alat ritual sesuai kesepakatan.
Adapun Sedikit Pengganti Biaya Ritual Untuk Mendapatkan Angka Ghoib Dari AKI Yang Anda Harus Kirim Terlebih Dahulu..
Pembayaran biaya ritual untuk mendapatkan angka ramalan bisa di tanyakan langsung Dengan AKI KOMO Untuk Konsultasi lebih lanjut.

ramalan AKI memang memiliki ramalan GAIB” yang dijamin 100% tembus atau silahkan anda buktikan sendiri...!!!





..(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..
«´ 085_319_483_234 ¨`»
..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸ )..


May 14, 2015 at 7:49 AM
ibrahing tkidimalaysia said...

This comment has been removed by the author.
PAK SUKIMAN said...

Assalamualaikum wr wb.

Salam ukhuwah islamiah buat semua saudaraku baik yang menjadi TKI/ TKW maupun yang ada di dalam negri.
BISMILLAHIRROHMANIRRAHIM
Mohon maaf jika kehadiran saya di blog ini
mengganggu kenyamanan pengguna blog,,
Kehadiran saya di sini hanya ingin menyampaikan kepada saudara teman" yang sedang dalam kesulitan atau
Terlilit hutang
ekonomi menurun -atau asmara - membutuhkan bantuan dana besar,
Jangan sungkan menghubungi MBAH KASSENG CALL/SMS : 0853-4288-2547
Anda Akan Berhasil Sukses Jika Anda Mau Mengambil Keputusan Untuk Mengikuti Ritual Gaib MBAH KASSENG ...
**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.NOMOR TOGEL
2.PESUGIHAN
3.UANG GAIB

…=>MBAH KASSENG<=…
CALL/SMS : +62853-4288-2547


August 2, 2017 at 12:45 AM

Post a Comment

 

Dibutuhkan Bulan ini :

Paling Dibutuhkan :

Dibutuhkan Minggu Ini

© 2011 Bangunlah negeriku PublisedSeo Template Blogger Converted Template by Hack Tutors.info