Yang harus “diributkan” dari Seorang Gus Dur
Baiklah, anggap saja ini memang bukti kewalian Gus Dur. Tapi khawariqul’adah bukanlah sesuatu yang gratis yang datang begitu saja dari langit. Khawariqul’adah atau yang umum disebut sebagai “keramat,” adalah buah dari kesungguhan seorang hamba dalam menjalankan fitrahnya sebagai manusia dengan segenap amanah yang diberikan padanya. Dalam hal Gus Dur, ia mewujud dalam pribadi yang terbuka, menghargai perbedaan - baik perbedaan pendapat, pemikiran, bahkan keyakinan - dan kebaikan-kebaikan lain yang telah ia (almarhum) tunjukkan dengan istiqamah (konsisten) sepanjang hidupnya. Jadi, kalaupun harus diributkan, yang harusnya diributkan - kemudian diteladani - adalah sikap istiqamah Gus Dur dalam memperjuangkan keyakinannya tersebut.
Sebagaimana pepatah tasawwuf : “Al istiqamah khairun min alfi karamah.” Sikap konsisten dalam kebaikan lebih utama dari seribu keramat!
FAHMI FAQIH
Fahmi Faqih
Jangan Lupa Jempolnya :
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

Berikan Tanggapan Anda .....
0 Respones to "Yang harus “diributkan” dari Seorang Gus Dur"
Post a Comment