Menyelamatkan Generasi Bangsa
Sebenarnya hal ini tidak semestinya terjadi kalau pihak pemerintah terkait tegas dalam mengambil tindakan mulai dari mencuatnya kasus ini berdasarkan hasil penelitian dari laboratorium IPB beberapa waktu silam, seharusnya pemerintah segera melakukan langkah tepat dan berani dalam mengemukakan kepada khalayak ramai susu formula mana saja yang tercemar bakhteri tersebut, serta memberikan sangsi tegas terhadap produsen susu tersebut.
Namun sangat disayangkan seakan-akan pemerintah berusaha menutup-nutupi nama-nama susu formula yang tercemar dan melindungi produsen susu formula tersebut, walaupun beberapa pihak telah mengajukan gugatan kepengadilan dan pihak pengadilan bahkan telah memberikan keputusan agar nama-nama susu formula yang tercemar diumumkan kepada masyarakat, namun pihak pemerintah tetap tidak bergeming dan seakan-akan kalah dengan kepentingan bisnis para pengusaha susu formula.
Satu hal yang bagi saya sangat memiriskan dan menyedihkan adalah dalam hal ini pemerintah bahkan tidak mampu memberikan perlindungan terhadap keberlangsungan calon generasi penerus bangsa dari serangan bakhteri tersebut dan pemerintah lebih condong membela kepentingan bisnis para pengusaha, bagaimana nasib bangsa ini kedepannya kalau pemerintah sendiri tidak berpihak kepada perkembangan calon generasi banga ini.
Sebagai seorang anak bangsa saya mungkin hanya bisa menghimbau kepada pemerintah dalam hal ini menteri kesehatan, cobalah jujur dan tunjukan bahwa Negara sangat peduli terhadap rakyatnya, nyatakan kebenaran itu dan berikan informasi yang benar kepada masyarakat tentang produk susu formula yang terkena bakhteri tersebut, kepada siapa lagi rakyat ini bisa percaya kalau disemua bidang Negara selalu berpihak kepada kepentingan sekelompok orang tanpa mengindahkan kepentingan rakyat banyak.
(Rakyat hanya bisa berharap agar nurani pemerintah terbuka)By : Romi Rifaldi
Jangan Lupa Jempolnya :
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

Berikan Tanggapan Anda .....
0 Respones to "Menyelamatkan Generasi Bangsa"
Post a Comment