Hosni Mubarak Mau dilengserkeprabonkan ? Mustahil !
Oleh : Arrie Pemulung
Presiden Mesir Hosni Mubarak sangat sulit dilengserkeprabonkan oleh sebuah people power ala-Mesir seperti yang terjadi saat ini. Berikut alasannya ;
A. Dalam Negeri;
1. Ahli Strategi
Pria yang lahir pada tahun 1928 di Kota Al-Monofeya, Mesir Utara dan bernama lengkap Mohamad Hosni Sayyid Mubarak ini merupakan jebolan Akademi Militer Mesir dan Akademi Angkatan Udara. Dia adalah satu-satunya warga Negara Mesir yang paling sukses dalam strategi perang Yom Kippur. Dia juga paling berjasa mengembalikan Wilayah Gurun Sinai kepada Mesir melalui sebuah move diplomatic yang paling bersejarah sepanjang abad pergolakan di Timur Tengah yakni perjanjian damai dengan Israel. Sebagian besar masyarakat Mesir tidak mungkin melupakan itu.
2. Didukung Penuh oleh Militer
Walaupun sampai saat ini ada sikap mendua dari pihak militer tapi sejatinya hampir semua jajaran militer masih sangat setia dengan Mohamad Hosni Sayyid Mubarak. Sebab, jika Hosni Mubarak dilengserkan maka yang akan terjadi adalah sekian banyak pejabat-pejabat militer yang korup di Mesir akan kena getahnya.
3. Didukung oleh kaum politisi yang pro
Kelompok ini terlihat sedang mengatur sebuah strategi bagaimana caranya meredam berbagai demonstrasi yang terpusat di Kota Kairo. Upaya ini kelihatannya berhasil sebab pergerakan massa nyaris tidak melebar keberbagai wilayah. Alasan lain sikap pro dari para politisi ini adalah demi melanggengkan berbagai konspirasi busuk selama Hosni Mubarak berkuasa.
4. Didukung oleh Pengusaha dan Konglomerat
Kelompok ini sangat tidak menginginkan Mohamad Hosni Sayyid Mubarak lengser dari jabatannya khususnya dari kalangan pengusaha/konglomerat yang selama ini mendapatkan berbagai fasilitas dengan berbagai kemudahannya untuk mendukung segala kegiatan bisnis mereka. Mereka masih sangat siap menjadi penyokong utama dalam hal pendanaan melawan pergerakan people power tersebut.
5. Masih dicintai oleh pendukung militannya.
Partai Nasional Demokrat sebagai kendaraan politik Mohamad Hosni Sayyid Mubarak saat ini masih sangat militant terhadap kepemimpinannya. Jika dalam berbagai pemberitaan tidak ditayangkan pergerakan mereka lagi-lagi ini adalah strategi dari pimpinan partai mereka untuk menahan diri dan tidak terlibat dengan benturan dengan massa yang kontra. Kecuali jika keadaannya sangat mendesak. Kuat dugaan bahwa dalam waktu dekat akan ada gerakan Pro-Mohamad Hosni Sayyid Mubarak yang dilakukan oleh pendukung-pendukungnya.
B. Luar Negeri
1. Pihak Rusia diam-diam mendukung
Dari informasi intelijen yang paling bisa dipercaya bahwa Mohamad Hosni Sayyid Mubarak diam-diam melakukan gerakan diplomasi benang sutra dengan pihak Moscow untuk melawan ‘movement by design’oleh pihak intelijen Amerika Serikat (CIA). Kesimpulannya; keterlibatan pihak Amerika Serikat tidak akan berarti apa-apa. Sementara itu pihak Israel yang nota bene sekutu Amerika diam-diam menyelam kedalam internal Hosni Mubarak untuk sebuah kepentingan yang lebih besar. Di sini secara jelas Amerika Serikat bermain di dua kaki.
2. Masih didukung oleh Negara-negara Timur Tengah
Selain Israel yang sedang panic dan terang-terangan mendukung Mohamad Hosni Sayyid Mubarak ada sebuah pernyataan yang megejutkan dan agak membingungkan yakni; Pernyataan dukungan dari Raja Arab Saudi terhadap pemerintahan Hosni Mubarak. Keterlibatan pihak Amerika dalam pernyataan Raja Arab Saudi sangat jelas terlihat.
3. Dukungan politis dari beberapa Negara di Benua Eropa dan Asia
Jerman Belanda, Italia, Perancis, China, Jepang serta Korea Selatan termasuk Malaysia adalah negara di benua Eropa dan Asia yang diam-diam mendukung kepemimpinan Mohamad Hosni Sayyid Mubarak. Dukungan dari Negara yang berada di Benua Eropa dan Asia ini lagi-lagi masalah kepentingan bisnis mereka. Sebab jika Rezim Hosni Mubarak tumbang maka secara otomatis akan sangat berpengaruh dengan kepentingan bisnis mereka
4. Negara Amerika Serikat bersikap bunglon (pura-pura Pro dan Kontra)
Sebagaimana sikap politik luar negeri yang sering dimainkan oleh AS selama ini yakni gaya politik bunglon dan atau azas manfaat. Secara jelas di sini bahwa sangat bisa dirasakan bahwa AS tak mau kehilangan muka di mata Dunia. Lagi-lagi itulah gaya oportunis Negaranya Barrack Obama.
Catatan;
- Pergerakan massa di Mesir adalah bukan gerakan moral secara murni yang betul-betul murni datang dari Rakyat tapi sebuah gerakan pertarungan kepentingan politik. Gerakan ala people power itu hanya terlihat besar dikarenakan oleh publikasi/pemberitaan berbagai media.
- Jika Indonesia mencoba meniru pergerakan people Power ala Mesir maka analisanya akan sama dengan seperti yang saya paparkan di atas. Jangan pernah bermimpi ala negeri 1001 malam !
serambi sentul, 01022011
Jangan Lupa Jempolnya :

Berikan Tanggapan Anda .....
0 Respones to "Hosni Mubarak Mau dilengserkeprabonkan ? Mustahil !"
Post a Comment