Gelinya Gayus, Genitnya Arthalyta, dan Gelinjangnya SBY
Ada sebuah kalimat baru yang menarik dari saya : “sebelum masuk penjara, kursus Bahasa Inggris dan Mandarin lah terlebih dahulu”. Keuntungannya adalah, anda akan dengan begitu mudah keluar dari penjara nantinya, bila anda bersedia mengajarkan ilmu yang anda miliki kepada para penghuni lapas lainnya. Lebih baik lagi kalau sebelum masuk penjara, anda belajar kerajinan tangan dahulu. Karena hal ini juga akan semakin mempercepat proses pembebasan anda. Jangan cemas, ada orang sekelas Patrialis Akbar dan Dirjen Kemenhum dan HAM, Untung Sugiono yang bersedia memasang badan demi anda. Tapi, syarat dan ketentuan tetap saja berlaku. Kejahatan yang anda lakukan haruslah korupsi dan suap menyuap. Untuk dua kejahatan ini, Patrialis Akbar siap pasang badan untuk anda. Sama seperti pasang badannya dia untuk kebebasan dan Grasi bagi Syaukani dulu. Saat itu bahkan menjamin kalau Syaukani tak akan bisa sembuh lagi dan dia rela “digebuki” bila keputusannya ternyata salah. Bila akhirnya Syaukani kembali bisa karaokean dan sembuh, katanya itu di luar tanggung jawabnya. Tapi, jangan coba-coba masuk penjara lewat kejahatan maling ayam atau mencuri sendal di masjid. Tak akan ada grasi atau perlindungan dari orang-orang penting sekelas menteri. Baru sampai di gardu jaga saja, keselamatan nyawa telah terancam. Padahal sebelumnya telah berjuang mati-matian dari amuk massa. Itulah bodohnya anak-anak negeri ini. Nggebukin maling ayam dan pemulung, nafsunya bukan main. Tapi sama koruptor, bisanya cuma maki-maki dari luar TV dan meludahi TV. Dodol ga? yang jorok kan layar TV sendiri. Coba tuh, gebukin Koruptor yang senyam-senyum di depan kamera, berani tidak? Untuk suap menyuap juga kita juga punya ratunya, Arthalyta Suryani. Karena bisa mengajar Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris, akhirnya dia memiliki keringanan untuk bebas bersyarat. Ayin, juga dinilai oleh Untung Sugiono, sebagai orang yang terus berlaku baik di masa pembinaannya. Perkara dia pernah punya hotel sendiri di lapas, bukan tanggung jawab Untung Sugiono. Anggaplah itu dagelan berikutnya, “tokh, dia juga bebas bersyarat yang wajib lapor selama 1/3 masa vonisnya” ucap Untung. Soal apakah benar nanti memang melapor atau tidak, ya itu juga bukan tanggung jawab dia. Sebab ada petugas yang memang ditugasi untuk itu. Calon yang akan mendapat Grasi berikutnya adalah Gayus. Kenapa Gayus? dia juga tak kalah licin dari Ayin. Bisa mengajar ilmu akademis IPDN di penjara, mungkin juga akan mengajari TNI sebuah teknik kamuflase wajah yang canggih. Kalau Dirjennya nanti masih Untung Sugiono, jelas dia akan mengatakan kalau Gayus juga berkelakuan baik. Lihat saja bagaimana dia membongkar kebobrokan birokrasi lapas negeri ini. Jadi wajar tokh kalau Gayus diberi remisi sebanyak 4 tahun? SBY memang tidak meminta kenaikan gaji dan pidatonya jauh dari substansi meminta kenaikan gaji. Tapi, apalah gunanya menyinggung kenaikan gaji sementara rakyat masih pusing memikirkan kenaikan cabai? Tokh, akhirnya menteri keuangan (yang juga anak pilihan SBY), juga mengindikasikan akan menaikkan gaji presiden. Katanya sih untuk memperbaiki kinerja aparatur negara. Tapi apa iya? Tokh para anggota DPR malah nyenyak tidurnya saat rapat karena kursinya kelewat empuk. Coba saja kursinya dibuat seperti kursi anak sekolah pedesaan, yang terbuat dari kayu panjang dan diisi oleh tiga orang setiap bangkunya. Gelinjang SBY memang tak segenit Arthalyta, tapi tetap saja bikin gemas rakyatnya. Terkesan tidak tahu malu, padahal baru saja para tokoh agama mengatakan dia tukang boong tapi masih berani minta naik gaji, sementara prestasinya bolong. Mungkin Gayus merasa geli ketika tahu kalau Denny Indrayana suka kirim sms sama istrinya yang lumayan cantik. Wajar tokh, di samping sebagai sebagai koruptor, Gayus juga lelaki yang bisa cemburu. Apa pula pasal Denny sms-sms bini orang? makanya Gayus bilang “Satgas baik, Denny yang tidak baik”. Memang vonis untuk Gayus cuma 7 tahun, tapi di durasi itu, siapa bisa jamin Denny tidak akanmenggoda Milana. Beberapa hal yang kita kurang sadari adalah garis wajah Gayus dan Denny Indrayana itu memiliki banyak kemiripan. Hmmm… Dagelan apa lagi ya esok pagi?
Jangan Lupa Jempolnya :

Berikan Tanggapan Anda .....
0 Respones to "Gelinya Gayus, Genitnya Arthalyta, dan Gelinjangnya SBY"
Post a Comment