Merindukan Sosok Bung Karno….




1297046242367009045
Entah kenapa sejak dari kecil aku sudah tergila-gila pada Sosok Tokoh ini, entah mungkin karena ayahku pengagum berat beliau, sehingga koleksi Pustaka ayahku, banyak sekali Buku-Buku tentang Bung Karno, sehingga buku itun hampir setiap hari jadi bahan bacaanku.
Pernah sewaktu di SMA, aku disuruh membuat lukisan tentang Pahlawan, tokoh pahlawan yang jadi objek lukisanku adalah Bung Karno, dengan sempurna aku bisa melukiskannya, sehingga guruku sangat senang dengan hasil lukisan tersebut.
Aku pernah cerita sama ayahku tentang kekagumanku pada sosok Bung Karno, ayahku tertawa senang dan dia langsung bercerita, kalau dia pernah bermimpi, sewaktu aku masih bayi aku digendong sama Bung Karno, aku begitu senang mendengar cerita mimpi itu.
12970471951541478071Sewaktu SMA aku juga pernah bermimpi, aku seakan ada pada jamannya Bung Karno, seakan aku menyaksikan tokoh Tiga serangkai : Bung Karno, Bung Hatta dan Bung Syahrir sedang ngobrol bertiga didepan Istana, dan aku ada dibalik pagar istana menyaksikannya, mimpi ini aku ceritakan pada ayahku, ayahku hanya tersenyum mendengarkan cerita mimpi itu.
Tiga Tokoh ini merupakan Pilar Pendiri Bangasa ini yang tidak boleh dilupakan, moral yang mereka tanamkan pada bangsa ini tak lagi diwarisi oleh para pemimpin masa kini, cita-cita mereka terhadap Negara dan Bangsa ini sangatlah luhur, cita-cita mereka haruslah diwarisi oleh generasi bangsa ini.
Jujur…aku sangat merindukan ada sosok figur seperti mereka  dimasa kini ataupun nanti, sungguh mereka tak tergantikan.
Pemikiran mereka selalu menjadi inspirasi bagi para pemimpin yang berbudi luhur, yang memiliki cita-cita memajukan Bang Indonesia dimasa mendatang, membaca sejarah perjuangan mereka, membakar semangat dan menggelorakan jiwa.
12970489771753010463Kembali pada sosok Bung Karno yang aku rindukan, sayangnya tidak ada satupun putra BungKarno yang bisa menggantikan kebesarannya. Ada satu cerita lain tentang Mas Guntur, yang menurut banyak orang, Figurnya sangat mirip dengan Bung Karno, Pernah suatu ketika seorang produser film ingin membuat film yang mengisahkan percintaan Bung Karno dengan Bu Inggit, ” Kuantar Ke Gerbang ” Mas Guntur diminta untuk menjadi pemeran sosok Bung Karno, produser tersebut meminta mas guntur mengisi sendiri nilai cek bayarannya, asal mas guntur mau memerankan Bung Karno, tapi mas guntur menolaknya. Dengan penolakan tersebut, maka film itupun tidak jadi di produksi, pada cerita yang lain, pernah ada orang yang ingin melihat sosok Bung Karno pada Mas Guntur, dan meminta Mas Guntur mau memakai Peci seperti halnya Bung Karno, tapi mas guntur tidak mau melakukannya, begitulah sikap mas guntur, tidak pernah mau tampil didepan publik dan tidak pernah ingin di publish layaknya seorang tokoh, sangat berbeda denga sudara-saudaranya yang lain.
Mungkin bukan hanya aku yang merindukan sosok Bung Karno, banyak orang yang juga merindukan sosoknya saat ini, kita memang sudah kehilangan sosok figur yang dicintai rakyatnya dan juga yang mencintai rakyatnya, bukan sosok pemimpin yang individualis dan narsis, yang hanya sibuk dengan kepentingan politik dan kepentingan kelompoknya.
Ada satu cerita lain tentang Bung Karno yang menarik simpatiku, ketika dia ber cerai dengan Sri Utari, putri dari gurunya, H.Oemar said Tjokroaminoto, dia kembalikan Sri Utari dalam keadaan utuh secara terhormat, karena selama dia menjadi suami istri dengan Sri Utari, belum pernah sekalipun dia setubuhi Sri Utari, sehingga ketika dia kembalikan, Sri Utari masih dalam keadaan perawan, sungguh ini merupakan suri tauladan yang baik bagi seorang laki-laki sejati, karena dia menikah dengan Sri Utari katanya bukanlah atas dasar rasa cinta, tapi hanya karena dia menghormati gurunya.
Banyak kekagumanku pada sosok Bung Karno, dan banyak suri tauladan yang bisa dicontoh pada beliau, yang tidak kita temui pada pemimpin masa kini, entahlah mungkin suatu saat nanti. Banyak cerita menarik tentang sosok Bung Karno, kalaupun diceritakan tidak akan cukup waktu untuk menceritakannya, memang tidaklah menutup sisi buruk yang ada pada beliau, namun lebih banyak sisi baiknya, sehingga semua sisi baiknya mampu menutup sedikit sisi buruknya. Setiap manusia ada sisi baik dan ada pula sisi buruknya, tapi seberapa besar sisi baik yang dimilikinya ?
” Perjuanganku tidaklah sulit hanya mengusir penjajah, tapi perjuanganmu lebih karena akan melawan bangsamu sendiri “ (Bung Karno)
Jakarta, 17 Februari 2011 
Kaum Proletar buruh para Kapitalis yang kebetulan saja hobby menulis.


Jangan Lupa Jempolnya :


Berikan Tanggapan Anda .....

0 Respones to "Merindukan Sosok Bung Karno…."

Post a Comment

 

Dibutuhkan Bulan ini :

Paling Dibutuhkan :

Dibutuhkan Minggu Ini

© 2011 Bangunlah negeriku PublisedSeo Template Blogger Converted Template by Hack Tutors.info