Merindukan Sosok Bung Karno….
Pernah sewaktu di SMA, aku disuruh membuat lukisan tentang Pahlawan, tokoh pahlawan yang jadi objek lukisanku adalah Bung Karno, dengan sempurna aku bisa melukiskannya, sehingga guruku sangat senang dengan hasil lukisan tersebut.
Aku pernah cerita sama ayahku tentang kekagumanku pada sosok Bung Karno, ayahku tertawa senang dan dia langsung bercerita, kalau dia pernah bermimpi, sewaktu aku masih bayi aku digendong sama Bung Karno, aku begitu senang mendengar cerita mimpi itu.
Tiga Tokoh ini merupakan Pilar Pendiri Bangasa ini yang tidak boleh dilupakan, moral yang mereka tanamkan pada bangsa ini tak lagi diwarisi oleh para pemimpin masa kini, cita-cita mereka terhadap Negara dan Bangsa ini sangatlah luhur, cita-cita mereka haruslah diwarisi oleh generasi bangsa ini.
Jujur…aku sangat merindukan ada sosok figur seperti mereka dimasa kini ataupun nanti, sungguh mereka tak tergantikan.
Pemikiran mereka selalu menjadi inspirasi bagi para pemimpin yang berbudi luhur, yang memiliki cita-cita memajukan Bang Indonesia dimasa mendatang, membaca sejarah perjuangan mereka, membakar semangat dan menggelorakan jiwa.
Mungkin bukan hanya aku yang merindukan sosok Bung Karno, banyak orang yang juga merindukan sosoknya saat ini, kita memang sudah kehilangan sosok figur yang dicintai rakyatnya dan juga yang mencintai rakyatnya, bukan sosok pemimpin yang individualis dan narsis, yang hanya sibuk dengan kepentingan politik dan kepentingan kelompoknya.
Ada satu cerita lain tentang Bung Karno yang menarik simpatiku, ketika dia ber cerai dengan Sri Utari, putri dari gurunya, H.Oemar said Tjokroaminoto, dia kembalikan Sri Utari dalam keadaan utuh secara terhormat, karena selama dia menjadi suami istri dengan Sri Utari, belum pernah sekalipun dia setubuhi Sri Utari, sehingga ketika dia kembalikan, Sri Utari masih dalam keadaan perawan, sungguh ini merupakan suri tauladan yang baik bagi seorang laki-laki sejati, karena dia menikah dengan Sri Utari katanya bukanlah atas dasar rasa cinta, tapi hanya karena dia menghormati gurunya.
Banyak kekagumanku pada sosok Bung Karno, dan banyak suri tauladan yang bisa dicontoh pada beliau, yang tidak kita temui pada pemimpin masa kini, entahlah mungkin suatu saat nanti. Banyak cerita menarik tentang sosok Bung Karno, kalaupun diceritakan tidak akan cukup waktu untuk menceritakannya, memang tidaklah menutup sisi buruk yang ada pada beliau, namun lebih banyak sisi baiknya, sehingga semua sisi baiknya mampu menutup sedikit sisi buruknya. Setiap manusia ada sisi baik dan ada pula sisi buruknya, tapi seberapa besar sisi baik yang dimilikinya ?
” Perjuanganku tidaklah sulit hanya mengusir penjajah, tapi perjuanganmu lebih karena akan melawan bangsamu sendiri “ (Bung Karno)
Jakarta, 17 Februari 2011
Jangan Lupa Jempolnya :
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

Berikan Tanggapan Anda .....
0 Respones to "Merindukan Sosok Bung Karno…."
Post a Comment