Gelombang perubahan Mesir yang Tak Terbendung



oleh :Nana Sudiana

Gelombang perubahan di Mesir terus menggelinding. Bahkan seakan tak peduli dengan manuver Mubarak yang telah mengumumkan kabinet baru. Mubarak juga menegaskan, bahwa dalam kabinet barunya yang ia tawarkan, tidak lagi menyertakan menteri dalam negeri yang selama ini ditakuti secara luas. Selain itu wakil presiden yang baru diangkat-pun turun tangan dengan menawarkan pembicaraan dengan sejumlah pihak oposisi.

Para demonstran di Mesir kini terus maju dengan tujuan tunggal mereka, yaitu meminta Mubarak turun dari jabatannya. Para demonstran juga saat ini telah mengumumkan pemogokan umum tanpa batas waktu dan menyerukan “pawai satu juta orang” di Kairo pada hari Selasa ini (1/2/2011). Unjuk rasa yang hari ini merupakan hari kedelapan aksi protes, saat ini tercatat telah merenggut setidaknya 125 nyawa dalam bentrokan antara demonstran dengan polisi. Pawai sejuta orang juga akan digelar di kota pelabuhan Mediterania, Alexandria.

Untuk menghalangi protes yang dilakukan para demonstran, ditengarai pihak pengelola layanan kereta api nasional membatalkan operasional kereta ini. dibatalkan dalam sebuah upaya jelas untuk menghalangi protes. Menurut berita yang ada di kompas hari ini, rencana demonstrasi-demonstrasi itu akan terjadi saat pasukan polisi telah kembali ke jalan-jalan kota Kairo setelah dua hari absen secara misterius.

Hilangnya polisi secara tidak jelas menimbulkan sejumlah spekulasi yang terjadi. Apakah polisi tidak mampu menangani demonstrasi yang terjadi atau malah sebaliknya membiarkan ketidakamanan dan ketakutan menyebar di tengah masyarakat. Akibat dari tidak adanya polisi di lapangan, beberapa bagian wilayah Mesir menimbulkan sejumlah kerusuhan dan penjarahan.

Di saat yang sama militer tetap tidak mau secara konfrontatif berhadapan dengan rakyat Mesir. Mereka ada dan hadir di sana tapi dengan pendekatan damai. Militer memilih memberikan rasa aman bagi warga tanpa perlakuan kekerasan, apalagi dengan menggunakan senjata. Dengan ketiadaan polisi akhirnya warga juga membentuk semacam pengamanan swakarsa yang berasal dari kalangan mereka sendiri.

Kini, puluhan ribu demonstran telah memadati Alun-alun Pembebasan Tahrir (Tahrir Liberation Square) di Kairo. Kompas online menggambarkan, mereka terus bergerak di lapangan itu sambil terus berteriak meminta presiden mereka turun.



Jangan Lupa Jempolnya :


Berikan Tanggapan Anda .....

0 Respones to "Gelombang perubahan Mesir yang Tak Terbendung"

Post a Comment

 

Dibutuhkan Bulan ini :

Paling Dibutuhkan :

Dibutuhkan Minggu Ini

© 2011 Bangunlah negeriku PublisedSeo Template Blogger Converted Template by Hack Tutors.info