Anggito Kembali, Masih Mau To?
Oleh :Chrisnandar Suryo
Akan terjadi perombakan Pejabat Eselon I di Kementerian Keuangan. Itu berita yang sudah santer di media. Selain penggantian karena adanya pejabat yang memasuki masa pensiun, dikabarkan juga merupakan sebuah usaha penyegaran karena berbagai carut-marut yang terjadi di negeri ini. Yang paling meresahkan adalah kasus korupsi.
Meski Menteri Keuangan belum memberikan sinyal kepastian itu dan wewenang pengangkatan pejabat eselon I ada di tangan presiden, namun nama-nama pejabat yang akan diganti dan digantikan sudah terendus media. Seperti Fuad Rahmany ketua Bapepam -LK saat ini yang akan menggantikan Moh.Tjiptardjo yang akan pensiun sebagai Dirjen Pajak. Posisi Ketua Bapepam -LK akan diisi Rachmat Waluyanto yang saat ini menjabat direktur jenderal pengelolaan utang. Jabatan Kepala Badan kebijakan Fiskal yang selama ini hanya diisi oleh Pelaksana Tugas, Agus Suprijanto karena ditinggalkan oleh Anggito Abimanyu yang mengundurkan diri, akan diisi oleh orang dari kalangan akademis yaitu Bambang Brojonegoro, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Yang menarik adalah Anggito Abimanyu yang disebut-sebut akan menjabat Direktur Jenderal Bea Dan Cukai menggantikan Thomas Sugijata. Bukan isu tentang mafia pajak ataupun banyaknya penyelundupun yang katanya menjadi latar belakang perombakan ini yang menarik bagi saya. Namun Nama Anggito Abimanyu mengemuka akan kembali ke dunia birokrasi. Memang berita ini belum nyata karena keputusan presiden belum dikeluarkan. Namun selama ini berita yang sudah beredar dan termuat di media massa seringkali benar.
Yang kita akan tunggu adalah sikap pasti seorang Anggito Abimanyu nantinya. Namun secara tersirat saat ini pun dia telah bersikap yaitu bersedia. Kenapa? karena dari jawabannya di media bahwa dia belum mendapat sinyal dari kementerian keuangan sudah cukup untuk memaknai bahwa ia bersedia. Karena jika ia tidak bersedia pasti sudah langsung bersikap untuk menolak saat ini meski kepastian penunjukan itu belum ada. Kita masih ingat bahwa Anggito Abimanyu pernah berkomitmen untuk kembali ke dunia akademis. Tidak di dunia birokrat lagi.
Meski kabar yang berseliweran saat itu belum tentu benar namun sudah menjadi rahasia umum bahwa sang Anggito “sakit hati” karena kecewa pernah dicalonkan menjadi wakil menteri ataupun menteri namun tidak diwujudkan. Dan memutuskan mundur sebagai kepala BKF. Memilih kembali ke dunia akademis/kampus UGM.
Jika nantinya benar bahwa Anggito Menerima jabatan itu. Maka keputusannya untuk kembali ke dunia kampus hanyalah sebuah pelampiasan sakit hatinya. Dan sakit hati itu kini telah sembuh. Kemungkinan lain yaitu kembali ke kampus ternyata tidak senikmat menjadi birokrat sehingga jika ada kesempatan untuk itu lagi maka akan diambil.Atau menjadi Direktur Jenderal “Bea dan Cukai” lebih “enak” daripada menjabat Kepala BKF, mengingat secara Struktural jabatan itu mempunyai tingkat yang sama, eselon I.
Namun kemungkinan yang paling diharapkan adalah dengan ditunjuknya dia untuk menjabat sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Dia sanggup, mau danbersedia karena melihat carut-marut yang selama ini ada. Dan ingin terlibat aktif dalam membenahinya. Mudah-mudahan.
Jangan Lupa Jempolnya :

Berikan Tanggapan Anda .....
0 Respones to "Anggito Kembali, Masih Mau To?"
Post a Comment